Beranda » Tips Mendaki gunung » 7 Tips Mendaki Gunung untuk Wanita
7 Tips Mendaki Gunung untuk Wanita

Tips Mendaki Gunung untuk Wanita – Mendaki sekarang bukan hanya kegiatan favorit Adam, tetapi wanita juga mulai membesarkannya. Bahkan, banyak wanita yang membagikan momennya di media sosial saat sampai di puncak gunung.

Nah, bagi Anda yang baru memulai hobi ini namun masih bingung dengan apa yang harus dibawa atau apa saja yang harus disiapkan, ada baiknya Anda mengetahui tips panjat tebing wanita berikut ini.

Tips Mendaki untuk Anak Perempuan

1. Persiapkan diri Anda dengan olahraga teratur

Dong-a, Anda tahu pasti bahwa mendaki gunung bukanlah tugas yang mudah. Medan yang berat dan kekurangan oksigen membuat olahraga ekstrim ini tidak cocok untuk semua orang. Semua calon pendaki sebaiknya berolahraga secara rutin minimal satu minggu sebelum pendakian.

Olahraga membantu Anda melatih pernapasan, sehingga nantinya bisa beradaptasi dengan kekurangan oksigen di puncak gunung. Anda juga bisa melatih otot-otot beberapa bagian tubuh, terutama otot-otot kaki. Latihannya tidak harus lama, karena Anda hanya perlu melakukannya selama 30 menit setiap hari.

Pilih olahraga yang membuat Anda rileks, seperti berenang atau jogging. Selain olahraga, Anda juga harus memperhatikan asupan makanan Anda. Jadi, makanlah makanan yang sehat agar tubuh tetap sehat sebelum mendaki.

2. Ketahui siklus menstruasi Anda

Bagi wanita yang ingin mendaki, Anda perlu mengetahui siklus menstruasi Anda terlebih dahulu. Karena mendaki saat haid pasti cukup mengganggu. Selain sering nyeri di perut bagian bawah, ia juga mengalami ketidaknyamanan. Apalagi mendaki adalah kegiatan yang bisa memakan waktu beberapa hari.

Ada juga mitos yang melarang wanita haid mendaki gunung. Entah bagaimana reaksi Anda terhadap mitos ini, namun yang pasti mendaki saat haid adalah hal yang wajib dilakukan. Jangan memaksakan kehendak Anda, bagaimanapun kondisi fisik Anda.

3. Temukan pendaki wanita.

Spot ini opsional, tapi tak ada salahnya mencari sesama pendaki wanita. Anda dapat mengundang sesama pendaki wanita untuk berbagi dengan mereka masalah wanita yang tidak dapat Anda bagikan dengan teman pria Anda.

Plus, Anda pasti tidak akan merasa canggung jika harus berbaur dengan kerumunan pria sesama teman perjalanan.

Baca Juga: Hobi Mendaki? Jadikan pendakian Anda lebih seru dengan operator Avtech

4. Siapkan pakaian khusus untuk mendaki

Udara pegunungan yang sangat dingin membutuhkan pakaian yang layak. Disarankan untuk mengenakan pakaian sintetis saat mendaki. Jangan lupa mengenakan pakaian berlapis-lapis, mulai dari pakaian hangat hingga legging dan kaus kaki.

Anda sebaiknya memilih pakaian berlengan panjang untuk melindungi diri dari berbagai hal yang dapat menyakiti Anda dan mengenakan jaket tebal agar Anda tetap hangat.

Disarankan untuk memilih jaket tahan air untuk melindungi Anda dari tetesan air hujan. Anda juga harus mengenakan barang-barang pendukung seperti beanie, syal, dan sarung tangan.

BACA JUGA: Jaket Parasut Terjangkau Di Bawah $500,000 Untuk Wanita Yang Menyukai Alam Terbuka

5. Jangan gunakan lensa kontak

Jika Anda lebih sering menggunakan lensa kontak, jangan gunakan saat mendaki gunung. Disarankan untuk memakai kacamata, meskipun menjadi mendung karena suhu turun.

Tujuan mengganti lensa kontak dengan kacamata adalah untuk menghindari cuaca pegunungan yang kering dan berdebu. Juga, tidak ada kerumitan meneteskan larutan lensa kontak setiap saat.

Baca Juga: Hobi Mendaki? Rp. Simak 7 rekomendasi jaket tahan air di bawah 500.000 ini.

6. Selalu sediakan pembalut wanita

Meski sudah memeriksakan siklus menstruasi, Anda tetap perlu berhati-hati. Jika Anda mendaki ke puncak gunung, ‘tamu bulanan’ mungkin akan datang, jadi pastikan untuk membawa pembalut saat mendaki. Jangan lupa bawa obat pereda nyeri.

Hal penting lainnya yang perlu diingat adalah menyediakan kantong plastik hitam untuk tas Anda. Ya, kantong plastik hitam bisa digunakan untuk menyimpan pembalut wanita. Atau bisa digunakan untuk menampung sampah lainnya. Jangan buang sampah di gunung ya?

7. Jangan malu untuk istirahat

Jika Anda merasa lelah saat mendaki, jangan malu-malu dan mintalah rekan pendaki untuk beristirahat. Mungkin menakutkan untuk mengganggu Anda atau malu karena Anda pikir Anda lemah, tetapi ingat, itu tidak berlaku ketika Anda sedang mendaki gunung.

Jika Anda lelah dan butuh waktu untuk beristirahat, jujurlah. Saat istirahat, makan dan minum makanan yang dibawa dari rumah.

Tips mendaki untuk wanita. Jadi, sudah siap mendaki gunung?

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi.

Komentar Anda* Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.