Beranda » Private Trip Rinjnai » Open Trip Gunung Rinjani Abal-abal
Open Trip Gunung Rinjani Abal-abal

OT (Open Trip) ABAL ABAL..pengen nyoba OT soalnya belom pernah ikut,,kirain enak ternyata ampasss..
kejadian kemaren tgl 29 turun 01 Mei, rinjani sembalun-torean.
(kronologi) kami peserta ada 35 dari berbagi kota naik bus meetingpoint masing-masing kota, dari pertama naek kapal banyuwangi-lombok tadinya kita diminta uang buat antigen padahal sudah tidak memerlukan lagi antigen buat penyebrangan. Jam 01.00 dini hari kita sampai di basecamp(BC) sembalun bukanya langsung kerumah singgah kita malah turun lama di BC, eh ternyata pihak panitia belom booking rumah singgah, sekitar 2jam kami nunggu sambil ngopi ahirnya dapet rumah singgah, keesok harinya kita pecking jam 10 pagi menuju kandang sapi, jam udah molor yang tadinya rencana jam 8 pagi jadi jam 10siang gara-gara panitia sibuk cari porter. akhirnya dapat porter 2 orang itu pun cuma sebatas bawa tenda aja sampai pelawangan(porter drop) yang tadinya jatah makan 1x sebelum pendakian kami 35orang cuma dikasih nasi bungkus 15kalau ada, jam 3sore kami sampai dipos2 kami berharap dapet jatah makan lagi tapi ternyata nihill,secangkir kopi pun tak keluar, lanjut aku dan temen lain naek duluan sampe pelawangan jam7 malam, sudah ada porter yang masang tenda dipelawang, kagetnya aku ternyata dia cuma bawa tenda 4 yang 1 tidak dipasang soalnya gak ada fremnya, bayanging 35orang tenda cuma 3kap 4, untung temen aku bawa tenda pribadi dan jam 10 malam sebagian perserta baru nyampe langsung masuk kerumah emergency soalnya tenda cuma ada 3 yang terpasang,
Sudah pada kelaperan semua gak ada logistik sama sekali.cuma ada cemilan, bersukur sebagian peserta bawa logistik mie cukup banyak, jam 1 dini hari, panitia baru sampe pelawangan yang bawa logistik, jam2 dini hari, kami pecking bawa makan seadanya cuma beberapa peserta aja yang summit(sampai puncak) soalnya yang lain baru nyampe, kirain dikasih makanan sebelum samit ternyata TIDAK. Cuma makan 1bungkus ber3 dikandang sapi itu doank, bersyukur summit lancar tanpa kendala sampai puncak. Jam 10 pagi, kami turun dari puncak kirain ada makan tetep aja gak ada, cuma ada seblak beberapa yang rencanya tadi ngecamp disegara anak terus turun torean semuanya gagal jam2 siang kami 15peserta rencana langusung mau turun hari ini juga via sembalun. sebagian lagi masih mau bertahan ditenda, soalnya logistik pribadi udah pada habis mau ngandelin panitia bisa mati diatas, mending nunggu di BC cari aman, sesampai dipos2 jam5 sore arah turun kami kebetulan ketemu pihak BC kami ceritain semua ngobrol-ngobrol, ahirnya pihak BC nyarain untuk lapor polsek sembalun biar tidak ada lagi OT abal-abal macem ini, k’esokan harinya pagi-pagi 5orang ke BC langsung laporan kepolsek sorenya temen laen yang masih diatas pada turun sekitar magrib, tgl2 agenda ke Gili Trawangan sebelom pulang dan kepasar sade oleh-oleh, ternyata panitia tidak bilang kalau tidak ada agenda kegilitrawangan, makin jengkel lagi kami, ahirnya dialihkan kepantani segigi lumayan buat ngilangin setresss, jam12 siang kami berangkat kepelabuan gilimas soalnya kapal jam 6sore, disitu kita ada kendala lagi kita diminta bayar 50k buat penyeberangan, kami gak pada mau soalnya uang mepet, buat makan diperjalanan pulang, ahirnya ada peserta yang mau nalangin panitia sebesar 900k dan kami pun bisa naek kapal, sukur alhamdulilah kami pulang dengen selmaat, kami turun dimepo masing, cerita belom berahrir, yang mepo jakarta pada mau diturunin dijalan soalnya biaya bus belom lunas, untunganya peserta baik hati masih ada uang diatm ditalangin lagi 1.9juta dengan jaminan hp2 dari panitia..
pelajaran pribadi pokoknya udah gak mau ikut OT lagi, baru pertama ikut OT nemu yang beginian kapokk dahhh….
#salamleatari #kpgir

Penulis : Aditama
Sumber Grub FB : Komunitas Pendaki Gunung Indonesia Raya

Bijaklah sebagai pengguna open trip/private trip gunung. Pandai-pandailah memilih. Jika di rasa tidak sesuai budget, maka buatlah tim mandiri yg bisa mengakomodir setiap keinginan. Jangan menghakimi sebuah trip terlalu mahal hanya karena budget kita yg memang ga mencukupi. Nyawa kita itu mahal, maka belajarlah untuk menjaganya dengan baik. Memilih penyelenggara trip yg tepat adalah salah satu cara preventif terbaik dari beberapa kemungkinan terjadinya hal yg tidak di inginkan.

Hati-hati dalam memilih operator trip! Harga yang murah berarti ada biaya yang dihemat. Mulai dari jumlah porter dan bayaran porter, bisa juga penyediaan peralatan dan perlengkapan bagi porter, perlengkapan pendakian, makanan, dsb. Prioritas tiap pendaki mungkin berbeda-beda, tapi baiknya utamakan keselamatan diri dan tim, termasuk kesejahteraan guide dan porter jangan dikompromi, pilih operator yang memperhatikan hal-hal ini, walaupun harganya mungkin sedikit lebih mahal.

Info Trip Rinjani dan Gunung Indonesia
Whatsapp : +62 81338899954
Fanpage : Anak Gunung Indonesia Trip
Instagram : @tripgunungindonesia

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi.

Komentar Anda* Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.